Minggu, 19 November 2017

Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor

Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor

Tugas Supervisor - Supaya pekerjaan jalan sesuai sama visi, misi, ketentuan serta program kerja jadi diperlukan pengontrolan. Baik berbentuk supervisi, pengawasan, pengawasan sampai audit. Kalimat itu memanglah mempunyai arti yang berlainan, tapi yang terutama adalah bagaimana mulai sejak awal bisa di ketahui penyimpangan-penyimpangan yang berlangsung. Baik dalam step rencana, proses ataupun pengorganisasian. Hingga dengan hal itu bisa selekasnya dikerjakan koreksi, antisipasi serta penyesuaian-penyesuaian sesuai sama kondisi, keadaan serta perubahan paling baru. 

Kompetensi seseorang Supervisor. Ia sebaiknya seseorang pribadi yang : 
1. Mengerti problem teknis 
2. Ketahui serta mengaplikasikan peranan manajemen (POAC) 
3. Berikan contoh yang baik (Role jenis) 
4. Terbuka/ingin terima input/pendapat/kritik bahkan juga reminder/teguran dari bawahan 
5. Bisa dengarkan dengan baik 
6. Terorganisir 
7. Bisa dipercaya 
8. Bisa memimpin 
9. Tegas/Assertife 
10. Dapat mengambil keputusan dengan baik 
11. Dapat memberi keputusan 
 

Tugas Supervisor Secara Ringkas 

Apakah semuanya yang dijelaskan di atas telah cukup? Belum juga. 

Aku fikir ada 3 sifat paling utama sekali lagi yang perlu dipunyai seseorang Supervisor. 

muhsin budionoYang awal, mesti dapat berikan motivasi. Tidak berbentuk ceramah atau beberapa nasehat belaka. Motivasi yang dibutuhkan adalah yang berupa riil dengan kata lain konkret. Ia seyogyanya dapat buat program simpel yang berikan motivasi atau sebatas memimpin diskusi dengan hangat ; atau bersedia jadi ‘rekan curhat’ persoalan yang dihadapi bawahannya. Aku teringat bukunya Patrick Lencioni yang berjudul The Three Signs of a Miserable Job. Di sana ada cerita mengenai seseorang pria bernama Brian Bailey yang buat sebagian program simpel tetapi berefek dahsyat untuk semua anak buahnya. Ia memimpin satu tim kecil dalam satu restoran sampai terjadi iklim kerja yang luarbiasa. Kamu butuh membaca buku itu. 

Sifat yang ke-2 adalah empati yang benar. Jadi contoh apabila ia ketahui ada anak buahnya yang rajin mendadak mlungker tidak mempunyai semangat kerja jadi ia juga akan menyebutnya dalam ruang serta bertanya mengapa, bukanlah jadi menyapa atau memarahinya. Empati yang benar bermakna memberi jawaban atau kalimat yang pas untuk menghidupkan kembali gairah kerja. Jangan pernah ada anak buah yang mengeluh karna istrinya kabur dibawa lari seseorang jutawan tampan, eh Kamu jadi menyebutkan dengan enjoy : “Well, ambillah bagian sebaiknya, aku percaya sekarang ini istrimu lebih bahagia. Saat ini aku mohon kembalilah bekerja dengan semangat”. 

Paling akhir, sifat ke-3 yang perlu dipunyai Supervisor masa saat ini adalah inginkan semua sesuatunya jalan tambah baik. Kata ‘lebih baik’ berniat aku garis bawahi sebab disitulah point paling utama dari sifat ini. Supervisor ‘jadul’ sebagian besar berasumsi bila dianya telah jadi pengawas yang baik apabila segalanya sebagai tanggungjawabnya jalan lancar. Apa pun hal tersebut : sistem produksi, jadwal penyaluran, system keamanan, alur kerja operasional, dll yang jalan lancar serta baik umumnya jadi standard untuk dipenuhi. 

muhsin budionoMemang benar bila meyakinkan semuanya jalan lancar serta baik adalah pekerjaan serta keharusan Kamu, tapi di masa saat ini itu saja tidak cukup. Kamu mesti mempunyai mindset ‘lebih’ dalam bekerja. Kemauan serta performance yang Kamu tunjukkan sebaiknya bagaimana semua sesuatunya jalan tambah baik, lebih lancar, lebih aman, lebih efisien, lebih efektif, lebih cepat, lebih teratur, lebih gampang, serta ‘lebih-lebih’ yang lain. Untuk buat suatu hal mempunyai nilai plus tidak mesti membutuhkan cost yang besar. Kadang-kadang bahkan juga tidak membutuhkan cost. Mungkin cuma dengan merubah rutinitas atau alur kerja yang telah ada. Simpel? Ya. Gampang? Belum juga pasti. Berfikir untuk mengusahakan satu kondisi beralih jadi tambah baik memanglah tidak gampang, namun semua keringanan yang ada akan tidak buat keadaan jadi tambah baik bila kita tidak sempat mulai untuk pikirkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar